Jumat, 31 Agustus 2012
Sejarah Bahasa C
Tahun 1978, Brian W. Kerninghan & Dennis M. Ritchie dari AT & T Laboratories mengembangkan bahasa B menjadi bahasa C. Bahasa B yang diciptakan oleh Ken Thompson sebenarnya merupakan pengembangan dari bahasa BCPL ( Basic Combined Programming Language ) yang diciptakan oleh Martin Richard.
Sejak tahun 1980, bahasa C banyak digunakan pemrogram di Eropa yang sebelumnya menggunakan bahasa B dan BCPL. Dalam perkembangannya, bahasa C menjadi bahasa paling populer diantara bahasa lainnya, seperti PASCAL, BASIC, FORTRAN.
Tahun 1989, dunia pemrograman C mengalami peristiwa penting dengan dikeluarkannya standar bahasa C oleh American National Standards Institute (ANSI). Bahasa C yang diciptakan Kerninghan & Ritchie kemudian dikenal dengan nama ANSI C.
Mulai awal tahun 1980, Bjarne Stroustrup dari AT & T Bell Laboratories mulai
mengembangkan bahasa C. Pada tahun 1985, lahirlah secara resmi bahasa baru hasil pengembangan C yang dikenal dengan nama C++. Sebenarnya bahasa C++ mengalami dua tahap evolusi. C++ yang pertama, dirilis oleh AT&T Laboratories, dinamakan cfront. C++ versi kunoini hanya berupa kompiler yang menterjemahkan C++ menjadi bahasa C.
Pada evolusi selanjutnya, Borland International Inc. mengembangkan kompiler C++ menjadi sebuah kompiler yang mampu mengubah C++ langsung menjadi bahasa mesin (assembly). Sejak evolusi ini, mulai tahun 1990 C++ menjadi bahasa berorientasi obyek yang digunakan oleh sebagian besar pemrogram professional.
C bisa disebut bahasa pemrograman tingkat menengah (middle level programming language). Arti tingkat (level) disini adalah kemampuan mengakses fungsi-fungsi dan perintah-perintah dasar bahasa mesin/hardware (machine basic instruction set). Semakin tinggi tingkat bahasa pemrograman (misalnya: java), semakin mudahlah bahasa pemrograman dipahami manusia, namun membawa pengaruh semakin berkurang kemampuan untuk mengakses langsung instruksi dasar bahasa mesin. Demikian juga sebaliknya dengan bahasa pemrograman tingkat rendah (misalnya: assembler), yang semakin sulit dipahami manusia dan hanya berisi perintah untuk mengakses bahasa mesin. Dalam perspektif mudahnya dipahami manusia, C bisa digolongkan dalam bahasa tingkat tinggi, namun C juga menyediakan kemampuan yang ada pada bahasa tingkat rendah, misalnya operasi bit, operasi byte, pengaksesan memori, dsb.
Beberapa alasan mengapa memakai bahasa C:
* C adalah bahasa pemrograman yang paling populer saat ini, Dengan banyaknya programmer bahasa C, membawa pengaruh semakin mudahnya kita menemukan pemecahan masalah yang kita dapatkan ketika menulis program dalam bahasa C. Pengaruh positif lain adalah semakin banyaknya kompiler yang dikembangkan untuk berbagai platform (berpengaruh ke portabilitas).
* C adalah bahasa pemrograman yang memiliki portabilitas tinggi, Program C yang kita tulis untuk satu jenis platform, bisa kita kompile dan jalankan di platform lain dengan tanpa ataupun hanya sedikit perubahan. Ini bisa diwujudkan dengan adanya standarisasi ANSI untuk C.
* C adalah bahasa pemrograman yang fleksibel, Dengan menguasai bahasa C, kita bisa menulis dan mengembangkan berbagai jenis program mulai dari operating system, word processor, graphic processor, spreadsheets, ataupun kompiler untuk suatu bahasa pemrograman.
* C adalah bahasa pemrograman yang bersifat moduler, Program C ditulis dalam routine yang biasa dipanggil dengan fungsi. Fungsi-fungsi yang telah kita buat, bisa kita gunakan kembali (reuse) dalam program ataupun aplikasi lain.
Sejarah Java
Java adalah bahasa pemrograman yang dapat dijalankan di berbagai komputer termasuk telepon genggam. Bahasa ini awalnya dibuat oleh James Gosling saat masih bergabung di Sun Microsystems saat ini merupakan bagian dari Oracle dan dirilis tahun 1995. Bahasa ini banyak mengadopsi sintaksis yang terdapat pada C dan C++ namun dengan sintaksis model objek yang lebih sederhana serta dukungan rutin-rutin aras bawah yang minimal. Aplikasi-aplikasi berbasis java umumnya dikompilasi ke dalam p-code (bytecode) dan dapat dijalankan pada berbagai Mesin Virtual Java (JVM). Java merupakan bahasa pemrograman yang bersifat umum/non-spesifik (general purpose), dan secara khusus didisain untuk memanfaatkan dependensi implementasi seminimal mungkin. Karena fungsionalitasnya yang memungkinkan aplikasi java mampu berjalan di beberapa platform sistem operasi yang berbeda, java dikenal pula dengan slogannya, "Tulis sekali, jalankan di mana pun".
Saat ini java merupakan bahasa pemrograman yang paling populer digunakan, dan secara luas dimanfaatkan dalam pengembangan berbagai jenis perangkat lunak aplikasi ataupun aplikasi berbasis web.
Sejarah Perkembangan Java
Bahasa pemrograman Java terlahir dari The Green Project, yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Proyek ini dimotori oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Salah satu hasil proyek ini adalah maskot Duke yang dibuat oleh Joe Palrang.
Pertemuan proyek berlangsung di sebuah gedung perkantoran Sand Hill Road di Menlo Park. Sekitar musim panas 1992 proyek ini ditutup dengan menghasilkan sebuah program Java Oak pertama, yang ditujukan sebagai pengendali sebuah peralatan dengan teknologi layar sentuh (touch screen), seperti pada PDA sekarang ini. Teknologi baru ini dinamai "*7" (Star Seven).
Setelah era Star Seven selesai, sebuah anak perusahaan Tv kabel tertarik ditambah beberapa orang dari proyek The Green Project. Mereka memusatkan kegiatannya pada sebuah ruangan kantor di 100 Hamilton Avenue, Palo Alto.
Perusahaan baru ini bertambah maju, jumlah karyawan meningkat dalam waktu singkat dari 13 menjadi 70 orang. Pada rentang waktu ini juga ditetapkan pemakaian Internet sebagai medium yang menjembatani kerja dan ide di antara mereka. Pada awal tahun 1990-an, Internet masih merupakan rintisan, yang dipakai hanya di kalangan akademisi dan militer.
Mereka menjadikan perambah (browser) Mosaic sebagai landasan awal untuk membuat perambah Java pertama yang dinamai Web Runner, terinsipirasi dari film 1980-an, Blade Runner. Pada perkembangan rilis pertama, Web Runner berganti nama menjadi Hot Java.
Pada sekitar bulan Maret 1995, untuk pertama kali kode sumber Java versi 1.0a2 dibuka. Kesuksesan mereka diikuti dengan untuk pemberitaan pertama kali pada surat kabar San Jose Mercury News pada tanggal 23 Mei 1995.
Sayang terjadi perpecahan di antara mereka suatu hari pada pukul 04.00 di sebuah ruangan hotel Sheraton Palace. Tiga dari pimpinan utama proyek, Eric Schmidt dan George Paolini dari Sun Microsystems bersama Marc Andreessen, membentuk Netscape.
Nama Oak, diambil dari pohon oak yang tumbuh di depan jendela ruangan kerja "Bapak Java", James Gosling. Nama Oak ini tidak dipakai untuk versi release Java karena sebuah perangkat lunak lain sudah terdaftar dengan merek dagang tersebut, sehingga diambil nama penggantinya menjadi "Java". Nama ini diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji (kopi tubruk) kesukaan Gosling. Konon kopi ini berasal dari Pulau Jawa. Jadi nama bahasa pemrograman Java tidak lain berasal dari kata Jawa (bahasa Inggris untuk Jawa adalah Java).
Versi Awal
Versi awal Java ditahun 1996 sudah merupakan versi release sehingga dinamakan Java Versi 1.0. Java versi ini menyertakan banyak paket standar awal yang terus dikembangkan pada versi selanjutnya:
• java.lang : Peruntukan kelas elemen-elemen dasar.
• java.io : Peruntukan kelas input dan output, termasuk penggunaan berkas.
• java.util : Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas kelas penanggalan.
• java.net : Peruntukan kelas TCP/IP, yang memungkinkan berkomunikasi dengan komputer lain menggunakan jaringan TCP/IP.
• java.awt : Kelas dasar untuk aplikasi antarmuka dengan pengguna (GUI)
• java.applet : Kelas dasar aplikasi antar muka untuk diterapkan pada penjelajah web
Kelebihan
• Multiplatform. Kelebihan utama dari Java ialah dapat dijalankan di beberapa platform/sistem operasi komputer, sesuai dengan prinsip tulis sekali, jalankan di mana saja. Dengan kelebihan ini pemrogram cukup menulis sebuah program Java dan dikompilasi (diubah, dari bahasa yang dimengerti manusia menjadi bahasa mesin/bytecode) sekali lalu hasilnya dapat dijalankan di atas beberapa platform tanpa perubahan. Kelebihan ini memungkinkan sebuah program berbasis java dikerjakan diatas operating system Linux tetapi dijalankan dengan baik di atas Microsoft Windows. Platform yang didukung sampai saat ini adalah Microsoft Windows, Linux, Mac OS dan Sun Solaris. Penyebanya adalah setiap sistem operasi menggunakan programnya sendiri-sendiri (yang dapat diunduh dari situs Java) untuk meninterpretasikan bytecode tersebut.
• OOP (Object Oriented Programming - Pemrogram Berorientasi Objek)
• Perpustakaan Kelas Yang Lengkap, Java terkenal dengan kelengkapan library/perpustakaan (kumpulan program program yang disertakan dalam pemrograman java) yang sangat memudahkan dalam penggunaan oleh para pemrogram untuk membangun aplikasinya. Kelengkapan perpustakaan ini ditambah dengan keberadaan komunitas Java yang besar yang terus menerus membuat perpustakaan-perpustakaan baru untuk melingkupi seluruh kebutuhan pembangunan aplikasi.
• Bergaya C++, memiliki sintaks seperti bahasa pemrograman C++ sehingga menarik banyak pemrogram C++ untuk pindah ke Java. Saat ini pengguna Java sangat banyak, sebagian besar adalah pemrogram C++ yang pindah ke Java. Universitas-universitas di Amerika Serikat juga mulai berpindah dengan mengajarkan Java kepada murid-murid yang baru karena lebih mudah dipahami oleh murid dan dapat berguna juga bagi mereka yang bukan mengambil jurusan komputer.
• Pengumpulan sampah otomatis, memiliki fasilitas pengaturan penggunaan memori sehingga para pemrogram tidak perlu melakukan pengaturan memori secara langsung (seperti halnya dalam bahasa C++ yang dipakai secara luas).
Kekurangan
• Tulis sekali, jalankan di mana saja - Masih ada beberapa hal yang tidak kompatibel antara platform satu dengan platform lain. Untuk J2SE, misalnya SWT-AWT bridge yang sampai sekarang tidak berfungsi pada Mac OS X.
• Mudah didekompilasi. Dekompilasi adalah proses membalikkan dari kode jadi menjadi kode sumber. Ini dimungkinkan karena kode jadi Java merupakan bytecode yang menyimpan banyak atribut bahasa tingkat tinggi, seperti nama-nama kelas, metode, dan tipe data. Hal yang sama juga terjadi pada Microsoft .NET Platform. Dengan demikian, algoritma yang digunakan program akan lebih sulit disembunyikan dan mudah dibajak/direverse-engineer.
• Penggunaan memori yang banyak. Penggunaan memori untuk program berbasis Java jauh lebih besar daripada bahasa tingkat tinggi generasi sebelumnya seperti C/C++ dan Pascal (lebih spesifik lagi, Delphi dan Object Pascal). Biasanya ini bukan merupakan masalah bagi pihak yang menggunakan teknologi terbaru (karena trend memori terpasang makin murah), tetapi menjadi masalah bagi mereka yang masih harus berkutat dengan mesin komputer berumur lebih dari 4 tahun.
Sejarah Visual Basic
20 Mei 1991: Microsoft merilis Visual Basic versi 1.0 untuk Windows di Windows World 1991, Atlanta, Amerika Serikat. Programmer dapat membuat antar muka pengguna dengan mudah. Pembuatan aplikasi bisa lebih cepat dibandingkan sebelumnya. Kode ditulis oleh programmer untuk memberikan aksi terhadap Event dari pengguna (bagaimana pengguna merespon kepada object yang terdapat di antar muka pengguna).
1 September 1992: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic for MS-DOS® dalam edisi Standard dan Professional. Seperti Visual Basic untuk Windows, versi ini mengkombinasikan kemudahan pendisainan secara grafis dengan kekuatan dan keunggulan dalam banyak hal di pemrograman tradisional.
2 November 1992: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Basic versi 2.0 untuk Windows pada edisi Professional dan Standard. Versi ini menyertakan lebih dari 300 fitur baru dan peningkatan untuk pengembangan aplikasi yang lebih cepat, pengaksesan ke fitur-fitur tingkat lanjut di Windows, dan produktivitas pengembang yang lebih besar lagi. Di antaranya: MDI Forms, ODBC, dan variabel object.
14 Mei 1993: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 3.0 untuk edisi Standard dan Professional. Versi 3.0 menyediakan kemudahan akses ke berbagai sumber data yang banyak dengan mengintegrasikan mesin database Microsoft Access Database for Windows 1.1 dan kemampuan di bidang aplikasi melalui Object Linking and Embedding (OLE) 2.0. Juga ditambahkan tools baru berupa controls baru, penggunaan yang lebih mudah, dan sebuah peningkatan standarisasi control bagi pengguna.
29 Juni 1993: Microsoft mengumumkan bahwa Microsoft Visual Basic for Applications (VBA) akan diintegrasikan ke dalam Microsoft Excel 5.0 dan Microsoft Project 4.0. Visual Basic akan melayani bahasa Macro yang umum di versi yang akan datang dari aplikasi-aplikasi untuk Windows dan Macintosh. Fitur Macro yang umum untuk aplikasi dan OLE 2.0, keduanya merupakan elemen penting di visi dan strategi Microsoft untuk aplikasi yang dapat diprogram —yang akan memberikan kemampuan bagi pengguna untuk mengintegrasikan aplikasi-aplikasi, tugas-tugas otomatis, dan pembuatan solusi yang bersifat kostumais. VBA memiliki mesin pengembangan tangguh dan fleksibel yang sama yang membuat Visual Basic menjadi terkenal, teknologi pemrograman yang memperoleh penghargaan.
14 November 1994: Visual Basic versi 4.0 untuk Windows didemonstrasikan di Fall/COMDEX ’94 di Las Vegas. Demonstrasi ini berfokus pada perannya sebagai aplikasi berbasis Windows 32-bit pertama yang menggunakan kontrol kostumais OLE (OCXs) — komponent perangkat lunak yang dapat digunakan kembali yang ditetapkan dengan spesifikasi OLE. Pada versi ini diperkenalkan: Class, OXC’s, dan programmer dapat membuat add-ins sendiri dengan mudah.
12 September 1995: Visual Basic versi 4.0 untuk MS-DOS, Microsoft Windows NT®, dan Windows 95 diumumkan. Untuk meningkatkan edisi Standard dan Professional, maka Edisi Enterprise yang baru diperkenalkan untuk memenuhi kebutuhan perusahaan dan team pengembang. Semua versi menyertakan dukungan teknologi OLE yang lebih dikembangkan, perbaikan akses data, sebuah lingkungan pengembangan yang bersifat visual, dan migrasi ke Windows 95 dan Windows NT untuk aplikasi-aplikasi yang sudah ada.
7 Desember 1995: Microsoft mengumumkan Microsoft Visual Basic Scripting Edition (VBScript), sebuah bahasa skrip Internet berbasiskan pada Visual Basic. VBScript merupakan sebuah skrip dengan performansi yang tinggi yang didisain untuk membuat isi yang bersifat aktif pada suatu situs. VBScript membolehkan pengembang untuk mengaitkan dan mengotomatiskan berbagai jenis object di halaman situs, termasuk object OLE. VBScript menjadi sebuah spesifikasi yang diusulkan berlisensi gratis yang tersedia bagi komunitas Internet.
3 Februari 1997: Microsoft membuka sistem pemrograman Visual Basic versi 5.0, Edisi Professional — tool versi terakhir yang paling terkenal di dunia untuk membangun aplikasi yang tangguh (Rapid Application Development RAD) tool. Fitur-fitur Visual Basic versi 5.0 terdiri dari sejumlah performansi yang signifikan dan peningkatan produktivitas yang akan membuat para pengembang lebih efisien dan fleksibel serta cepat dalam memberikan solusi bagi pengguna akhir. Fitur-fitur tingkat lanjut — seperti kompilasi berjenis native code, akses database berkecepatan tinggi, dan sebuah lingkungan pengembangan yang ditingkatkan — membuat Visual Basic versi 5.0 menjadi versi yang paling hebat. Sebagai tambahan, kemampuan teknologi pembuatan komponen Microsoft ActiveX® di Visual Basic versi 5.0 akan membolehkan lebih dari 3 juta pengembang menggunakan Visual Basic dalam membuat aplikasi yang berbasis pada komponen yang bertujuan untuk digunakan di Internet, intranets, dan lingkungan tradisional client/server.
10 Maret 1997: Versi terakhir yang dirilis dari Visual Basic 5.0, Edisi Pembuatan Kontrol tersedia. Edisi Pembuatan Kontrol adalah cara mudah untuk membuat ActiveX Controls bagi Internet, intranets, dan aplikasi client/server.
15 Juni 1998: Microsoft mengumumkan Visual Basic versi 6.0, dan dimasukkan ke dalam Microsoft Visual Studio® versi 6.0. Fitur-fitur Visual Basic versi 6.0 menyediakan pengaksesan data secara terintegrasi dan bersifat grafis ke sumber data (data source) ODBC atau OLE DB manapun, dan perangkat tambahan database yang didisain untuk database Oracle dan Microsoft SQL Server™. Fitur unggulan di versi ini adalah: ActiveX Data Objects (ADO) untuk memanipulasi dan membuat database. Fitur Pengembangan Situs membawa kemudahan dalam penggunaan, model pemrograman berbasis komponen dari Visual Basic untuk membuat HTML – dan Dynamic HTML (DHTML) – berbasis aplikasi. Fitur-fitur baru ini — dikombinasikan dengan optimisasi performansi, pengembangan aplikasi yang disederhanakan dan debugging, dan dukungan untuk Microsoft teknologi server — membuat Visual Basic versi 6.0 sebuah pilihan yang ideal untuk membangun aplikasi berskala perusahaan.
2 September 1998: Visual Studio 6.0, solusi tool pengembangan lengkap berskala perusahaan tersedia. Visual Studio 6.0 menyertakan Visual Basic versi 6.0, Microsoft Visual C++®, Microsoft Visual FoxPro®, Microsoft Visual InterDev® Web, dan Microsoft Visual J++®. Bersamaan dengan diluncurkannya Developer Days ’98, lebih dari 115 perusahaan papan atas mengumumkan dukungan terhadap Visual Studio 6.0.
28 April 1999: Lingkungan pengembangan VBA versi 6.0 dan Software Development Kit (SDK) VBA (SDK) versi 6.0 tersedia bagi vendor perangkat lunak pihak ketiga melalui program lisensi VBA. VBA 6.0 merupakan sebuah teknologi pengembangan yang tangguh untuk aplikasi yang dikemas secara kostumais dan merupakan sebuah komponen utama di Microsoft Office 2000.
15 Februari 2000: Steve Ballmer, presiden yang baru saja ditunjuk dan CEO dari Microsoft Corporation, berbicara kepada lebih dari 2.000 pengembang dalam pidatonya pada Visual Basic Insiders Technical Summit (VBITS), menyatakan visi Microsoft terhadap situs yang dapat diprogram dan memaksa kembali komitmen perusahaan yang dalam terhadap para pengembang Visual Basic.
11 Juli 2000: Microsoft menyampaikan Tool Platform .NET untuk XML Web Services. Dalam pidatonya yang ditujukan pada acara Microsoft Professional Developers Conference (PDC) 2000 yang kedelapan, Paul Maritz, wakil presiden kelompok dari Platforms Group di Microsoft, memperlihatkan Microsoft .NET Framework dan Microsoft Visual Studio .NET. Ini merupakan versi terakhir dari perangkat pengembangan yang digunakan di seluruh dunia, Visual Studio .NET menyediakan dukungan untuk pengembangan drag-and-drop terhadap XML Web Services. Secara bersama, kedua produk tersebut menyediakan produktivitas yang tinggi kepada para pengembang, suatu lingkungan yang terdiri dari banyak bahasa untuk pembangunan, pengantaran, dan pengintegrasian XML Web Services pada platform Microsoft .NET.
13 November 2000: Microsoft mengumumkan kemampuan Visual Studio .NET versi Beta 1. Dalam pidato acara COMDEX/Fall 2000, Bill Gates mengumumkan kemampuan versi beta pertama Visual Studio.NET dan .NET Framework, dua teknologi kunci untuk memungkinkan para pengembang membangun XML Web services pada platform .NET. XML Web services merupakan aplikasi dan komponen yang dibuat tersedia melewati situs dengan menggunakan XML dan Simple Object Access Protocol (SOAP), dan kunci yang dapat diprogram untuk membangun generasi masa depan Internet. Microsoft membuat Visual Studio .NET Beta 1 dan .NET Framework tersedia bagi jutaan pelanggan dan rekanan industri.
13 Februari 2002: Microsoft mengumumkan kemampuan dari Visual Studio .NET versi akhir.
Ringkasan Versi:
Visual Basic 1.0: 1991
Visual Basic 2.0: 1992
Visual Basic 3.0: 1993
Visual Basic 4.0: 1996
Visual Basic 5.0: 1997
Visual Basic 6.0: 1998
Visual Basic 7.0: 2003
Visual Basic 8.0: 2005
Visual Basic 9.0: 2008
Visual Basic 10.0: 2010
Kamis, 26 Januari 2012
Kelebihan Web Based Application
Tidak Perlu ada Instalasi pada Client
Browser berbasis perangkat lunak tidak memerlukan proses instalasi atau ruang hard drive. Hanya Akses internet dan ini berarti bahwa setiap kali Anda memulai itu, selalu memiliki versi terbaru. Ajax telah memungkinkan untuk memberikan Halaman Interaktif, dan fungsionalitas, tanpa kehilangan kinerja!
Mudah dalam Update Program
Daripada harus instal setiap patch dan setiap komputer, patch / upgrade diterapkan ke server dan pengguna masing-masing menerima versi terbaru pada saat mereka login
Menimalkan biaya lisensi
Ini adalah masalah besar bagi vendor perangkat lunak tradisional. Pengguna yang membeli versi sebelumnya dari perangkat lunak.
tidak perlu beli banyak lisensi pada setiap komputer Client
Tidak ada hak admin diperlukan (run as Administrator)
Akhirnya, sebuah dunia di mana administrator jaringan di perusahaan tidak harus menyetujui instalasi perangkat lunak Anda!
Tersedia di mana saja, kapan saja
Begitu mudahnya dan praktisnya
Platform independen
tidak ada batasan OS pada komputer Client perangkat lunak berbasis web, karena fakta bahwa itu tidak tergantung pada salah satu pengaturan hardware atau lingkungan di OS yang biasanya dapat menyebabkan masalah.
bisa membuat anda terhubung
Web Apps Banyak menciptakan fasilitas chat dan kemampuan untuk berbagi pekerjaan Anda secara real time. Hal ini menghilangkan fungsi yang digunakan untuk eksis dengan aplikasi desktop yang harus diinstal. Dunia ini menjadi lebih mudah dan lebih bersosial - orang ingin berkolaborasi dan bekerja online bersama - Web Apps memungkinkan untuk hal ini, tanpa rasa sakit.
Menurunkan biaya penjualan
Tidak ada kotak, manual tercetak, biaya pengiriman yang mahal, jalur distribusi, perantara, dll maka akan lebih ekonomis untuk memproduksi dan akan menghasilkan biaya yang lebih rendah dari penjualan!
Digunakan dari PC murah
tidak membutuhkan spek komputer yang terlalu mahal
Melindungi Privasi
Bayangkan dunia tanpa pembajakan perangkat lunak. dan Aplikasi Web adalah solusi untuk masalah itu.
Menguntungkan dalam segi bisnis (cloud)
Perusahaan perangkat lunak yang sering berhutang uang dari distributor, yang selalu bangkrut dari waktu ke waktu. Dengan Web Apps, uang muka dan dikumpulkan selama pelanggan membayar, account dalam manfaat yang baik.
Rendah-biaya dukungan dan pemeliharaan
Mengingat bahwa browser sekarang platform, biaya dukungan operasional dan pemeliharaan untuk penyedia Aplikasi Web akan turun secara substansial. Tidak perlu memiliki guru sistem operasi mahal untuk membantu dengan masalah instalasi. dan tanpa peningkatan proporsional dalam biaya.
Data tetap aman di lingkungan hosting
Meskipun ini mungkin tidak akan berlaku bagi semua perusahaan Web App, tetapi menggunakan penyedia seperti Rackspace atau Amazona meyakinkan pelanggan bahwa data mereka aman daripada pada komputer mereka sendiri
Tidak ada Virus
tidak ada virus yang masuk kedalam server, kecuali akses langsung keservernya
Biaya distribusi yang rendah secara global
Tidak ada lagi ketergantungan. Perusahaan perangkat lunak tergantung pada mereka. Lupakan bahwa "fokus pada jaringan terbesar 1 milyar pengguna online!
Banyak Manfaat
Mengingat manfaat di atas, Anda akan melihat lebih banyak produk seperti Basecamp dan SynthaSite yang akan menawarkan nilai jauh lebih besar daripada setara desktop mereka.
Akses ke seluruh aset Web (API, widget, pesan, kolaborasi)
Dengan menjadi kabel ke web, Web Apps mampu mengintegrasikan dan jauh lebih interactive, dari aplikasi perangkat lunak tradisional.
Mobile
bisa diakses dari perangkat mobile
Mudah diakses tanpa perlu sinkronis data
Untuk semua poin di atas, ini pada dasarnya membuka pasar untuk vendor perangkat lunak yang sebelumnya tidak dapat diakses karena alasan teknis.
Browser berbasis perangkat lunak tidak memerlukan proses instalasi atau ruang hard drive. Hanya Akses internet dan ini berarti bahwa setiap kali Anda memulai itu, selalu memiliki versi terbaru. Ajax telah memungkinkan untuk memberikan Halaman Interaktif, dan fungsionalitas, tanpa kehilangan kinerja!
Mudah dalam Update Program
Daripada harus instal setiap patch dan setiap komputer, patch / upgrade diterapkan ke server dan pengguna masing-masing menerima versi terbaru pada saat mereka login
Menimalkan biaya lisensi
Ini adalah masalah besar bagi vendor perangkat lunak tradisional. Pengguna yang membeli versi sebelumnya dari perangkat lunak.
tidak perlu beli banyak lisensi pada setiap komputer Client
Tidak ada hak admin diperlukan (run as Administrator)
Akhirnya, sebuah dunia di mana administrator jaringan di perusahaan tidak harus menyetujui instalasi perangkat lunak Anda!
Tersedia di mana saja, kapan saja
Begitu mudahnya dan praktisnya
Platform independen
tidak ada batasan OS pada komputer Client perangkat lunak berbasis web, karena fakta bahwa itu tidak tergantung pada salah satu pengaturan hardware atau lingkungan di OS yang biasanya dapat menyebabkan masalah.
bisa membuat anda terhubung
Web Apps Banyak menciptakan fasilitas chat dan kemampuan untuk berbagi pekerjaan Anda secara real time. Hal ini menghilangkan fungsi yang digunakan untuk eksis dengan aplikasi desktop yang harus diinstal. Dunia ini menjadi lebih mudah dan lebih bersosial - orang ingin berkolaborasi dan bekerja online bersama - Web Apps memungkinkan untuk hal ini, tanpa rasa sakit.
Menurunkan biaya penjualan
Tidak ada kotak, manual tercetak, biaya pengiriman yang mahal, jalur distribusi, perantara, dll maka akan lebih ekonomis untuk memproduksi dan akan menghasilkan biaya yang lebih rendah dari penjualan!
Digunakan dari PC murah
tidak membutuhkan spek komputer yang terlalu mahal
Melindungi Privasi
Bayangkan dunia tanpa pembajakan perangkat lunak. dan Aplikasi Web adalah solusi untuk masalah itu.
Menguntungkan dalam segi bisnis (cloud)
Perusahaan perangkat lunak yang sering berhutang uang dari distributor, yang selalu bangkrut dari waktu ke waktu. Dengan Web Apps, uang muka dan dikumpulkan selama pelanggan membayar, account dalam manfaat yang baik.
Rendah-biaya dukungan dan pemeliharaan
Mengingat bahwa browser sekarang platform, biaya dukungan operasional dan pemeliharaan untuk penyedia Aplikasi Web akan turun secara substansial. Tidak perlu memiliki guru sistem operasi mahal untuk membantu dengan masalah instalasi. dan tanpa peningkatan proporsional dalam biaya.
Data tetap aman di lingkungan hosting
Meskipun ini mungkin tidak akan berlaku bagi semua perusahaan Web App, tetapi menggunakan penyedia seperti Rackspace atau Amazona meyakinkan pelanggan bahwa data mereka aman daripada pada komputer mereka sendiri
Tidak ada Virus
tidak ada virus yang masuk kedalam server, kecuali akses langsung keservernya
Biaya distribusi yang rendah secara global
Tidak ada lagi ketergantungan. Perusahaan perangkat lunak tergantung pada mereka. Lupakan bahwa "fokus pada jaringan terbesar 1 milyar pengguna online!
Banyak Manfaat
Mengingat manfaat di atas, Anda akan melihat lebih banyak produk seperti Basecamp dan SynthaSite yang akan menawarkan nilai jauh lebih besar daripada setara desktop mereka.
Akses ke seluruh aset Web (API, widget, pesan, kolaborasi)
Dengan menjadi kabel ke web, Web Apps mampu mengintegrasikan dan jauh lebih interactive, dari aplikasi perangkat lunak tradisional.
Mobile
bisa diakses dari perangkat mobile
Mudah diakses tanpa perlu sinkronis data
Untuk semua poin di atas, ini pada dasarnya membuka pasar untuk vendor perangkat lunak yang sebelumnya tidak dapat diakses karena alasan teknis.
Sabtu, 12 Maret 2011
Load Balancing
Mengenal konsep load balancing
Pembangunan infrastruktur TI yang kuat dan memadai dinilai sangat penting sekarang ini. Mengingat setiap hari jumlah data yang harus direkam menjadi semakin banyak. Ratusan bahkan ribuan data data baru masuk setiap harinya. Belum lagi lalu lintas data yang menjadi semakin ramai juga memerlukan perhatian khusus.
Oleh sebab itu, banyak perusahaan TI yang berlomba-lomba memberikan solusi terbaik bagi perusahaan agar dapat memaksimalkan kerja departemen TI itu sendiri. Mulai dari pembuatan software, outsourcing, perencanaan infrastruktur, sampai produk yang dinamakan business solution.
Dengan banyaknya kebutuhan yang diperlukan oleh sebuah perusahaan, maka hampir setiap perusahaan besar membagi inftastruktur TI-nya menjadi beberapa bagianpenting, yang dikategorikan menurut aplikasinya. Misalnya, untu keperluan e-mail perusahaan, maka perusahaan akan membangun sebuah mail server khusus. Atau untuk perusahaan yang memiliki database cukup besar, maka perusahaan tersebut akan memiliki sebuat server khusus yang akan menangani ERP.
Tidak hanya sampai di situ saja, untuk dapat kuat dan memadai server dan jaringan yang ada juga harus ditunjang oleh berbagai komponen penting, seperti system keamanan yang terpercaya, maintenance yang dapat diandalkan, serta system control yang baik.
Load balancing. Adalah sebuah konsep yang gunanya untuk menyeimbangkan beban atau muatan pada infrastruktur TI sebuah perusahaan. Agar seluruh departemen dapat dimanfaatkan secara maksimal dan optimal.
Beberapa perusahaan TI yang telah meluncurkan solusi total dari konsep load balancing : HP dengan utility computing, IBM dengan Utility On Demand, Sun dengan Sun and I, Oracle dengan 10g.
10g dari Oracle
Dinamakan juga grid computing. Pada dasarnya, grid disini, dimaksudkan dengan clusters dari sebuah computer atau server yang saling berhubungan satu sama lain, untuk bekerja sama saling berbagi resources.
10g bekerja pada servers database dan aplikasi. Dengan adanya 10g, maka system dapat saling berbagi ruang maupun kemampuan sehingga system yang satu dengan yang lainnya dapat bekerja lebih optimal dan efisien. Untuk lebih jelasnya, perhatikan aplikasi 10g berikut:
Sebuah bank terdapat empat buah server dengan keperluan yang berbeda satu sama lain, seperti server SCM, ERP, CRM dan e-mail. Tentu saja ke-empat-empatnya harus dibangun dengan sistem yang lengkap, baik dari segi hardware maupun keamanannya. Padahal kerja ke-empat-empatnya tidak selalu sama dari hari ke hari. Contoh saja e-mail server, pada hari libur server akan tidak bekerja 100%, mengingat pada akhir pecan tidak terlalu banyak e-mail yang bersliweran. Namun pada akhir pekan banyak transaksi melalui ATM yang berlangsung. Sehingga server yang digunakan untuk transaksi tersebut dapat memanfaatkan resources yang tersedia melimpah pada e-mail server. Lain halnya jika anda tidak menggunakan 10g atau konsep load balancing.Server untuk transaksi tetap bekerja dengan supersibuk, sementara e-mail server menganggur sia-sia. Mengapa demikian? Pada 10-g, semua server akan dikumpulkan menjadi satu kesatuan secara virtual sehingga satu sama lain dapat saling memanfaatkan resources.
Sistem grid computing sendiri memiliki beberapa komponen penting selain 10-g nya, yaitu beberapa komponen seperti hardware dalam infrastruktur yang kuat dapat diandalkan. Seperti Internet, blader server, perangkat jaringan, SAN, storage Array (RAID), serta processor 32-bit – 64 bit.
Blade server
Blade server menjadi salah satu komponen penting dari 10g, karena server ini dapat bersifat plug and play yang memudahkan dalam peng-upgrade-an system. Satu rack blade server dapat menampung sebanyak 280 server sekaligus. Dalam setiap satu blade server biasanya terdapat satu atau dua processor dengan memory. Pada pengoperasiannya blade server tidak memelukan energi yang besar dan tidak mengeluarkan panas yang berlebihan, sehingga cukup efisien untuk digunakan.
Blade server juga biasa disebut high density server yang bekerja pada system cluster dan biasanya digunakan untuk satu task saja. Misalnya, file sharing saja atau streaming audio serta video dan sebagainya. Dan karena alasa cluster ini, maka blade server cocok untuk digunakan dalam konsep load blancing. Awalnya, IBM yang memperkenalkan server jenis ini, namun kini sudah banyak perusahaan TI yang telah memproduksinya seperti HP dan SUN Microsystems.
SAN
SAN (Storage Area Network) adalah jaringan yang khusus menangani dan menghubungi berbagai macam perangkat storage. SAN memiliki hubungan lansung ke server dan memungkinkan komuunikasi data antar – server.
Oleh karena itu, storage area network yang baik juga merupakan dukungan penting bagi 10g. Sebab biar bagaimanapun, untuk dapat mengoptimalkan akses data memang dibutuhkan jaringan yang kuat dari data itu sendiri.
RAID
RAID (Redundant Array of Independent Disks) adalah sebuah system yang memungkinkan menyimpan data yang sama pada saat yang bersamaan di tempat yang berbeda. Namun, anda tidak akan mengetahui HDD mana yang berperan sebagai HDD utama dan mana yang bukan.
Untuk perusahaan yang membutuhkan waktu uptime yang tinggi, misalnya 100%, maka teknologi RAID menjadi pilihan wajib. Sehingga bila terjadi kerusakan pada satu bagian data/storage system akan tetap mampu berjalan sebagaimana mestinya.
Processor 32-64 bit
Mengapa harus processor 32-64Bit yang harus digunakan? Sebab processor ini memliki performa yang jauh lebih baik dibandingkan bit yang dibawahnya. Contoh saja prosesor 64 bit, ia dapat bekerja dua kali lebih cepat dari pada processor 32 bit pada clock cycle yang sama. Disamping itu, processor 64 bit dapat secara otomatis mendeteksi atau mengenali apakah aplikasi atau operating system yang digunakan berjalan pada system 16 bit, 32 bit, atau 64 bit. Contoh produknya adalah itanium dari Intel.
Keamanan 10g
Bila system terdiri dari server yang berdiri satu per satu, maka system keamanannya juga akan berdiri satu-per satu. Misalnya untuk masuk masuk ke dalam server CRM, seorang admin harus memiliki satu login name dan password yang berbeda dengan yang digunakan oleh seorang admin untuk mengakses server ERP.
Sedangkan dengan 10g tidak perlu. Karena 10g telah menggunakan LDAP (Lightweight Directory Acces Protocol) untuk system keamanan-nya, sehingga hanya dibutuhkan satu login name dan password saja untuk masuk dalam jaringan. Hanya saja setiap user akan memiliki hak yang berbeda-beda, misalnya, admin ERP hanya dapat melakukan administrasi untuk ERP saja dan seterusnya. Namun, bisa juga satu orang admin dapat melakukan pengaturan untuk kedua server atau seluruh server sekaligus. Mengingat dengan 10g semua server akan dikumpulkan menjadi satu.
Pembangunan infrastruktur TI yang kuat dan memadai dinilai sangat penting sekarang ini. Mengingat setiap hari jumlah data yang harus direkam menjadi semakin banyak. Ratusan bahkan ribuan data data baru masuk setiap harinya. Belum lagi lalu lintas data yang menjadi semakin ramai juga memerlukan perhatian khusus.
Oleh sebab itu, banyak perusahaan TI yang berlomba-lomba memberikan solusi terbaik bagi perusahaan agar dapat memaksimalkan kerja departemen TI itu sendiri. Mulai dari pembuatan software, outsourcing, perencanaan infrastruktur, sampai produk yang dinamakan business solution.
Dengan banyaknya kebutuhan yang diperlukan oleh sebuah perusahaan, maka hampir setiap perusahaan besar membagi inftastruktur TI-nya menjadi beberapa bagianpenting, yang dikategorikan menurut aplikasinya. Misalnya, untu keperluan e-mail perusahaan, maka perusahaan akan membangun sebuah mail server khusus. Atau untuk perusahaan yang memiliki database cukup besar, maka perusahaan tersebut akan memiliki sebuat server khusus yang akan menangani ERP.
Tidak hanya sampai di situ saja, untuk dapat kuat dan memadai server dan jaringan yang ada juga harus ditunjang oleh berbagai komponen penting, seperti system keamanan yang terpercaya, maintenance yang dapat diandalkan, serta system control yang baik.
Load balancing. Adalah sebuah konsep yang gunanya untuk menyeimbangkan beban atau muatan pada infrastruktur TI sebuah perusahaan. Agar seluruh departemen dapat dimanfaatkan secara maksimal dan optimal.
Beberapa perusahaan TI yang telah meluncurkan solusi total dari konsep load balancing : HP dengan utility computing, IBM dengan Utility On Demand, Sun dengan Sun and I, Oracle dengan 10g.
10g dari Oracle
Dinamakan juga grid computing. Pada dasarnya, grid disini, dimaksudkan dengan clusters dari sebuah computer atau server yang saling berhubungan satu sama lain, untuk bekerja sama saling berbagi resources.
10g bekerja pada servers database dan aplikasi. Dengan adanya 10g, maka system dapat saling berbagi ruang maupun kemampuan sehingga system yang satu dengan yang lainnya dapat bekerja lebih optimal dan efisien. Untuk lebih jelasnya, perhatikan aplikasi 10g berikut:
Sebuah bank terdapat empat buah server dengan keperluan yang berbeda satu sama lain, seperti server SCM, ERP, CRM dan e-mail. Tentu saja ke-empat-empatnya harus dibangun dengan sistem yang lengkap, baik dari segi hardware maupun keamanannya. Padahal kerja ke-empat-empatnya tidak selalu sama dari hari ke hari. Contoh saja e-mail server, pada hari libur server akan tidak bekerja 100%, mengingat pada akhir pecan tidak terlalu banyak e-mail yang bersliweran. Namun pada akhir pekan banyak transaksi melalui ATM yang berlangsung. Sehingga server yang digunakan untuk transaksi tersebut dapat memanfaatkan resources yang tersedia melimpah pada e-mail server. Lain halnya jika anda tidak menggunakan 10g atau konsep load balancing.Server untuk transaksi tetap bekerja dengan supersibuk, sementara e-mail server menganggur sia-sia. Mengapa demikian? Pada 10-g, semua server akan dikumpulkan menjadi satu kesatuan secara virtual sehingga satu sama lain dapat saling memanfaatkan resources.
Sistem grid computing sendiri memiliki beberapa komponen penting selain 10-g nya, yaitu beberapa komponen seperti hardware dalam infrastruktur yang kuat dapat diandalkan. Seperti Internet, blader server, perangkat jaringan, SAN, storage Array (RAID), serta processor 32-bit – 64 bit.
Blade server
Blade server menjadi salah satu komponen penting dari 10g, karena server ini dapat bersifat plug and play yang memudahkan dalam peng-upgrade-an system. Satu rack blade server dapat menampung sebanyak 280 server sekaligus. Dalam setiap satu blade server biasanya terdapat satu atau dua processor dengan memory. Pada pengoperasiannya blade server tidak memelukan energi yang besar dan tidak mengeluarkan panas yang berlebihan, sehingga cukup efisien untuk digunakan.
Blade server juga biasa disebut high density server yang bekerja pada system cluster dan biasanya digunakan untuk satu task saja. Misalnya, file sharing saja atau streaming audio serta video dan sebagainya. Dan karena alasa cluster ini, maka blade server cocok untuk digunakan dalam konsep load blancing. Awalnya, IBM yang memperkenalkan server jenis ini, namun kini sudah banyak perusahaan TI yang telah memproduksinya seperti HP dan SUN Microsystems.
SAN
SAN (Storage Area Network) adalah jaringan yang khusus menangani dan menghubungi berbagai macam perangkat storage. SAN memiliki hubungan lansung ke server dan memungkinkan komuunikasi data antar – server.
Oleh karena itu, storage area network yang baik juga merupakan dukungan penting bagi 10g. Sebab biar bagaimanapun, untuk dapat mengoptimalkan akses data memang dibutuhkan jaringan yang kuat dari data itu sendiri.
RAID
RAID (Redundant Array of Independent Disks) adalah sebuah system yang memungkinkan menyimpan data yang sama pada saat yang bersamaan di tempat yang berbeda. Namun, anda tidak akan mengetahui HDD mana yang berperan sebagai HDD utama dan mana yang bukan.
Untuk perusahaan yang membutuhkan waktu uptime yang tinggi, misalnya 100%, maka teknologi RAID menjadi pilihan wajib. Sehingga bila terjadi kerusakan pada satu bagian data/storage system akan tetap mampu berjalan sebagaimana mestinya.
Processor 32-64 bit
Mengapa harus processor 32-64Bit yang harus digunakan? Sebab processor ini memliki performa yang jauh lebih baik dibandingkan bit yang dibawahnya. Contoh saja prosesor 64 bit, ia dapat bekerja dua kali lebih cepat dari pada processor 32 bit pada clock cycle yang sama. Disamping itu, processor 64 bit dapat secara otomatis mendeteksi atau mengenali apakah aplikasi atau operating system yang digunakan berjalan pada system 16 bit, 32 bit, atau 64 bit. Contoh produknya adalah itanium dari Intel.
Keamanan 10g
Bila system terdiri dari server yang berdiri satu per satu, maka system keamanannya juga akan berdiri satu-per satu. Misalnya untuk masuk masuk ke dalam server CRM, seorang admin harus memiliki satu login name dan password yang berbeda dengan yang digunakan oleh seorang admin untuk mengakses server ERP.
Sedangkan dengan 10g tidak perlu. Karena 10g telah menggunakan LDAP (Lightweight Directory Acces Protocol) untuk system keamanan-nya, sehingga hanya dibutuhkan satu login name dan password saja untuk masuk dalam jaringan. Hanya saja setiap user akan memiliki hak yang berbeda-beda, misalnya, admin ERP hanya dapat melakukan administrasi untuk ERP saja dan seterusnya. Namun, bisa juga satu orang admin dapat melakukan pengaturan untuk kedua server atau seluruh server sekaligus. Mengingat dengan 10g semua server akan dikumpulkan menjadi satu.
Senin, 17 Mei 2010
PKI-public key infrastructure dan CA-certificate authority
Publik Kunci Enkripsi dan Digital Signatures
kunci publik, juga dikenal sebagai enkripsi asimetris, didasarkan pada sepasang / kunci publik swasta. Tombol yang matematis berhubungan, sehingga data dienkripsi dengan kunci publik hanya dapat didekripsi dengan kunci pribadi yang sesuai. Sertifikat X509 menggunakan enkripsi kunci publik sebagai alternatif untuk kunci simetrik bersama, yang akan dibahas dalam Kerahasiaan Data pola dalam Bab 2, "Pesan Pola Perlindungan."
Dengan enkripsi kunci publik, pengirim mengubah pesan plaintext menjadi ciphertext dengan enkripsi dengan kunci publik di X.509 penerima pesan itu sertifikat. Penerima pesan mengubah ciphertext kembali ke plaintext pesan oleh mendekripsi dengan kunci pribadi yang sesuai.
Gambar 1 menggambarkan bagaimana publik kunci enkripsi dan dekripsi berlangsung.

Gambar 1. Publik kunci enkripsi data dan dekripsi
Dengan menggunakan enkripsi kunci publik, pengirim pesan memiliki jaminan bahwa hanya penerima akan dapat membaca pesan tersebut.
Selain memberikan kerahasiaan data melalui enkripsi, Anda dapat menggunakan kunci publik dalam sertifikat X.509 untuk memverifikasi tanda tangan digital dibuat oleh pengirim pesan. Sebuah tanda tangan digital adalah nilai yang dihasilkan oleh pengirim pesan ke data pesan mengikat dengan identitas pengirim dan untuk menyediakan cara untuk memverifikasi integritas pesan untuk mendeteksi gangguan. Dalam hal ini, kunci privat dari pengirim pesan yang digunakan untuk membuat tanda tangan digital. Kunci publik yang sesuai, yang ditemukan dalam X.509 pengirim sertifikat, digunakan untuk memverifikasi tanda tangannya. tanda tangan digital digunakan untuk meyakinkan penerima pesan bahwa pesan tersebut berasal dari pengirim diidentifikasi, dan bahwa isi pesan tidak diubah karena mereka ditandatangani oleh pengirim.
Catatan Dengan tanda tangan digital yang menggunakan kriptografi kunci publik, asal pesan ditandatangani dapat ditelusuri ke identitas pengirim, sehingga memenuhi persyaratan nonrepudiation. Ini berbeda dari integritas kunci simetrik, di mana pesan mungkin telah ditandatangani oleh salah satu pihak dengan pengetahuan tentang kunci rahasia bersama.
Public key dapat didistribusikan secara terbuka untuk mengenkripsi pesan dan untuk memverifikasi tanda tangan digital, tetapi tombol pribadi dalam sepasang kunci harus hati-hati dijaga oleh pemiliknya. Hal ini diperlukan karena digunakan untuk membuktikan identitas subyek dan sertifikat untuk mendekripsi pesan yang ditujukan untuk subjek tersebut.
Gambar 2 mengilustrasikan proses menggunakan kunci publik untuk menandatangani pesan.

Gambar 2. Penciptaan dan verifikasi tanda tangan digital
Untuk penjelasan lebih rinci tentang kerahasiaan data, lihat Kerahasiaan Data pola. Untuk rincian lebih lanjut tentang tanda tangan digital, lihat Data Lapangan Otentikasi pola.
Sertifikat X.509
Sertifikat X.509 berisi atribut yang diperlukan dan beberapa opsional yang memungkinkan identifikasi subjek. Anda dapat memperoleh daftar berikut atribut dalam sertifikat X.509:
• Nomor versi: Versi sertifikat.
Catatan versi yang berbeda-beda (versi 1, 2, dan 3) sertifikat X.509 telah berkembang dari waktu ke waktu, untuk menyediakan keamanan tambahan dan atribut yang terikat untuk sertifikat. Dalam prakteknya, hanya versi 3 sekarang sertifikat harus digunakan.
• Serial number: Sebuah pengenal unik untuk sertifikat.
• Algoritma Signature ID: algoritma yang digunakan untuk membuat tanda tangan digital.
• Nama Emiten: Nama penerbit sertifikat.
• Masa berlaku: Masa selama sertifikat berlaku. (Hal ini biasanya ditetapkan menjadi sekitar satu tahun.)
• Perihal Nama: Nama subjek diwakili oleh sertifikat (Subjek sertifikat biasanya orang, organisasi, atau web / aplikasi server.)
• Perihal informasi kunci publik: Algoritma kunci publik.
• Emiten pengenal unik: The pengidentifikasi untuk penerbit.
• Perihal pengenal unik: The pengidentifikasi untuk subjek.
• Ekstensi: Ekstensi yang dapat digunakan untuk menyimpan informasi tambahan. seperti KeyUsage atau AlternativeNames.
• Ditandatangani hash dari data sertifikat: The hash bidang sebelumnya dienkripsi menggunakan kunci pribadi penerbit, yang menghasilkan tanda tangan digital.
Custom implementasi keamanan yang menggunakan sertifikat X.509 mungkin tergantung pada ekstensi kustom yang tidak banyak digunakan atau dipahami. Ekstensi ini kustom harus disertakan dalam sertifikat oleh penerbit sertifikat bila sertifikat tersebut dibuatTidak semua CA mungkin bersedia atau mampu menambahkan ekstensi kustom ke sertifikat.
Periode validitas sertifikat X.509 cenderung lebih lama daripada jenis lainnya token keamanan. Sebagai contoh, password biasanya diubah pada interval yang lebih pendek, seperti setiap 30 hari. Untuk alasan inilah, sangat penting untuk dapat mengetahui setiap kompromi kemungkinan kunci X.509 sertifikat pribadi, karena akan berguna untuk penyerang untuk waktu yang jauh lebih panjang dari kunci rahasia yang digunakan dalam jenis token keamanan lainnya yang memiliki banyak umur lebih pendek.
Implementasi X.509
Keamanan menggunakan sertifikat X.509 dapat diimplementasikan pada lapisan yang berbeda dari jaringan atau infrastruktur aplikasi, dan implementasi masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.
Secure Socket Layer (SSL)
SSL adalah suatu protokol jabat tangan aman yang mendukung sertifikat X.509 pada lapisan transport. Ini memungkinkan dua pihak untuk membangun sebuah sesi untuk berkomunikasi dengan aman dengan menyediakan kerahasiaan dan integritas data. Data otentikasi asal juga dapat diberikan jika kedua belah pihak menggunakan sertifikat X.509. Ini biasanya disebut sebagai SSL dengan sertifikat klien. Beberapa manfaat menggunakan SSL adalah:
• SSL adalah suatu protokol yang mapan secara luas interoperable, dan mudah untuk mengkonfigurasi dan digunakan.
• SSL memiliki keunggulan kinerja alih keamanan pesan lapisan karena lebih dekat dengan sistem operasi dari lapisan pesan. Sementara SSL memiliki beberapa keuntungan yang kuat, hal ini memiliki kewajiban sebagai berikut:
• yang berarti bahwa pesan tidak dapat bertahan dalam keadaan aman. Ini juga berarti bahwa SSL terenkripsi SOAP pesan tidak dapat diproses oleh perantara tanpa pertama adalah dekripsi.
• Jika Anda menggunakan SSL dalam hubungannya dengan WSE 2.0 atau WSE 3.0 untuk menyediakan kerahasiaan dan integritas data pada lapisan transport, WSE tidak dapat memverifikasi bahwa SSL sedang digunakan untuk melindungi pesan pada lapisan transport. Sebaliknya, SSL tidak dapat memverifikasi bahwa klien memenuhi persyaratan kebijakan yang ditetapkan di WSE, yang merupakan persyaratan untuk otentikasi klien.
Keamanan X.509 Token Biner
Pada lapisan pesan, Anda dapat menggunakan sertifikat X.509 sebagai bukti keamanan biner sesuai dengan spesifikasi WS-Security untuk menandatangani dan mengenkripsi pesan dan untuk menyediakan data kerahasiaan dan otentikasi data asal.
Manfaat menggunakan X.509 pada lapisan pesan dengan token keamanan biner meliputi:
• Pesan lapisan keamanan yang menggunakan sertifikat X.509 cukup fleksibel untuk memberikan point-to-point atau end-to-end keamanan. Hal ini memungkinkan pesan yang akan tetap bertahan dalam keadaan aman untuk waktu yang singkat untuk pemrosesan antrian berbasis atau untuk waktu yang lama dalam keadaan diarsipkan.
• X.509 lapisan Pesan menyediakan interoperabilitas tinggi. Ini memberikan standar berdasarkan pesan seperti yang dikirim melalui kabel dan bukan berfokus pada implementasi untuk platform tertentu.
Pesan lapisan keamanan juga memiliki kewajiban sebagai berikut:
• Pengolahan pesan lapisan keamanan dengan sertifikat X.509 cenderung memiliki dampak yang lebih besar terhadap kinerja sistem daripada implementasi yang lebih rendah dalam protokol stack. Ini karena lapisan pesan jauh dari lapisan hardware.
• Pesan lapisan keamanan yang menggunakan sertifikat X.509 menyediakan banyak fleksibilitas, tetapi cenderung lebih kompleks untuk diterapkan daripada keamanan yang menggunakan sertifikat X.509 pada lapisan lainnya. Hal ini memerlukan pengetahuan lebih tentang protokol, kebijakan keamanan, dan pemrograman terhadap keamanan layanan Web API.
IPSec
IPSec menyediakan terowongan aman antara dua komputer hosting aplikasi yang mengakses sumber daya atau berkomunikasi dengan aplikasi lain. Anda dapat menggunakan X.509 dalam IPSec untuk mengotentikasi hosts dan negosiasi sesi aman di antara mereka. IPSec memiliki beberapa manfaat yang membuat solusi keamanan yang layak yang menggunakan sertifikat X.509:
• Kinerja. IPSec manfaat dari kinerja yang lebih baik daripada keamanan yang diimplementasikan lebih lanjut ke protokol stack, karena lebih dekat ke lapisan hardware. Kerjanya di antara tumpukan protokol data link dan lapisan jaringan.
• Kemudahan konfigurasi. IPSec mudah untuk mengkonfigurasi dan mengimplementasikan pada sejumlah platform, termasuk Windows Server 2003.
IPSec yang menggunakan sertifikat X.509 memiliki kewajiban yang harus dipertimbangkan:
• Kebijakan IPSec diimplementasikan berdasarkan host komputer bukannya pada pengguna atau aplikasi. IPSec yang menggunakan sertifikat X.509 adalah pilihan yang layak untuk menyediakan komunikasi yang aman antara dua host, tetapi tidak untuk otentikasi pengguna atau aplikasi mata pelajaran untuk membuat keputusan otorisasi.
Otoritas Sertifikat
Sertifikat otoritas (CA) adalah organisasi yang memverifikasi identitas subjek yang direpresentasikan dalam permintaan sertifikat, dan isu yang menandatangani sertifikat X.509. CA dapat internal atau eksternal bagi organisasi. Mereka dapat menerbitkan berbagai jenis sertifikat yang untuk tujuan tertentu atau memberi berbagai tingkat kepercayaan. CA eksternal biasanya entitas komersial yang menyediakan penerbitan sertifikat kepada nasabah untuk biaya. Contoh CA eksternal termasuk Thawte, VeriSign, dan RSA.
CA menawarkan yang berbeda "nilai" sertifikat ditandatangani untuk pembelian. Beberapa biaya nominal dan datang dengan persyaratan minimal untuk membuktikan identitas subyek. Sebagai contoh, pesan sertifikat yang digunakan untuk menandatangani e-mail hanya mungkin biaya beberapa dolar dan hanya memerlukan konfirmasi e-mail untuk membuktikan bahwa alamat e-mail yang diwakili oleh subjek dalam sertifikat itu asli. Sebuah sertifikat yang digunakan untuk kegiatan dapat lebih dipercaya biaya atas dari seratus dolar dan memerlukan proses penyaringan yang jauh lebih ketat untuk memastikan bahwa subjek yang memenuhi persyaratan untuk sertifikat. Pihak yang ingin menggunakan jenis sertifikat harus memutuskan bahwa kriteria untuk memenuhi syarat untuk semacam sertifikat yang cukup untuk kebutuhan mereka, dan bahwa mereka mempertimbangkan CA itu sendiri harus cukup terkemuka. "kelas" atau istilah lain yang digunakan oleh sebuah CA untuk menggambarkan kualitas atau penggunaan sertifikat sering dinyatakan sebagai kebijakan sertifikat. Kebijakan sertifikat menggambarkan penerapan sertifikat untuk satu set persyaratan keamanan untuk tujuan tertentu. Untuk informasi lebih lanjut tentang kebijakan sertifikat, lihat Internet X.509 Public Key Infrastructure Kebijakan Sertifikat dan Sertifikasi Praktek Framework .
CA internal, seperti Certificate Services di Windows Server, dapat mempermudah kegiatan manajemen sertifikat, tetapi dalam hal ini kepercayaan sertifikat sekarang didasarkan pada organisasi yang mengeluarkannya. Sertifikat yang dikeluarkan untuk mata pelajaran dalam domain keamanan organisasi (biasanya didefinisikan dalam Active Directory) biasanya ditandai dengan sertifikat root atau organisasi lain "sertifikat induk" yang diperbolehkan untuk menandatangani sertifikat. Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan X.509 PKI pada Windows Server 2003, lihat Merancang Infrastruktur Kunci Publik .
Rantai sertifikat, dari sertifikat subjek dengan sertifikat root yang digunakan oleh CA untuk menandatangani sertifikat subjek, dikenal sebagai rantai kepercayaan. Sebuah partai dapat memutuskan untuk kepercayaan sertifikat pada setiap tingkat dalam rantai kepercayaan. Hal ini memungkinkan mereka untuk percaya sertifikat lebih bawah rantai, selama mereka dapat melacak rantai kepercayaan kembali ke tingkat sertifikat mereka asli dipercaya.
Catatan Dalam uji lingkungan, Anda dapat memilih untuk menggunakan sertifikat itu tidak memiliki persyaratan ketat untuk membuktikan identitas subjek. Sertifikat dapat dihasilkan dan ditandatangani sendiri dengan utilitas MakeCert. Namun, ada masalah performa dikenal ketika verifikasi tanda tangan digital dengan sertifikat yang dihasilkan oleh utilitas MakeCert. Untuk informasi lebih lanjut tentang utilitas MakeCert, lihat Sertifikat Creation Tool (Makecert.exe) .
Memperoleh Sertifikat X.509
Tergantung pada jenis CA, sertifikat X.509 dapat diperoleh dalam berbagai cara. Untuk CA eksternal, biasanya diperoleh sertifikat untuk subjek mengajukan permohonan sertifikat penandatanganan (CSR). CSR berisi nama subyek, kunci publik, dan algoritma yang digunakan. (Mayoritas sertifikat X.509 Anda cenderung menggunakan RSA untuk menemukan algoritma).
Kunci publik termasuk dalam CSR berasal dari sepasang / publik kunci pribadi, yang dihasilkan khusus untuk digunakan dengan sertifikat yang diminta. Begitu pasangan / publik kunci pribadi dihasilkan, kunci swasta harus segera disimpan di tempat aman, seperti mesin toko kunci. Akses ke tombol tersebut harus dibatasi hanya kepada pihak yang berwenang. Idealnya, partai hanya dapat mengakses file kunci pribadi adalah subjek yang direpresentasikan dalam sertifikat X.509, meskipun beberapa infrastruktur memungkinkan akses ke tombol sertifikat swasta dengan akun lain. Ketika pihak lain dari subyek yang diwakili oleh sertifikat X.509 yang diizinkan untuk mengakses tombol sertifikat pribadi, kemampuan untuk mendukung nonrepudiation mungkin tidak dapat dilakukan. Kunci publik dari pasangan / publik kunci pribadi diperlukan untuk CSR, tetapi kunci privat tidak boleh dikirim ke CA dalam kondisi apapun.
Internal CA juga dapat menggunakan CSRs proses permintaan sertifikat X.509. Namun, karena CA internal untuk organisasi tertentu, mungkin ada opsi tambahan yang mengurangi overhead yang diperlukan untuk proses permintaan dan memverifikasi identitas subjek. Sebagai contoh, sebuah CA internal yang menggunakan Windows Server Sertifikat memungkinkan autoenrollment, yang secara otomatis permintaan dan penerbitan sertifikat untuk account pengguna yang dibuat dalam sebuah domain Active Directory. Untuk informasi lebih lanjut tentang Public Key Infrastructure dan Windows Server 2003, lihat Public Key Infrastructure untuk Windows Server 2003 .
Gambar 3 mengilustrasikan proses subjek yang meminta dan penerbitan sertifikat X.509 dengan CA bahwa proses CSRs.

Meminta dan memperoleh sertifikat dari CA
Pencabutan Sertifikat
The issuing CA can revoke X.509 certificates if the integrity of the certificate has somehow been compromised. Menerbitkan CA dapat mencabut sertifikat X.509 jika integritas sertifikat telah entah bagaimana telah diganggu. The justification to revoke an issued certificate varies with each CA, but some general causes for certificate revocation include the following: pembenaran itu untuk mencabut sertifikat yang dikeluarkan bervariasi dengan masing-masing CA, tetapi beberapa penyebab umum untuk pencabutan sertifikat adalah sebagai berikut:
• The private key has been stolen or wrongly disclosed due to improper storage or use . Kunci pribadi telah dicuri atau diungkapkan salah karena penyimpanan yang tidak benar atau menggunakan. For example, when the subject's private key is attached to an outgoing message instead of its X.509 certificate that contains the public key. Misalnya, ketika kunci pribadi subyek melekat pada pesan keluar bukan sertifikat X.509 nya yang berisi kunci publik.
• The subject represented in the X.509 certificate has breached the trust of the CA that issued the certificate . Subjek diwakili dalam sertifikat X.509 telah melanggar kepercayaan dari CA yang menerbitkan sertifikat. For example, if information about the subject was intentionally misrepresented to the CA during the process of verifying the subject's identity. Misalnya, jika informasi tentang subjek itu sengaja salah mengartikan ke CA selama proses verifikasi identitas subjek.
• An identity that corresponds to a certificate has been removed from an organization that manages an Internal CA . Sebuah identitas yang sesuai dengan sertifikat telah dihapus dari sebuah organisasi yang mengelola sebuah CA Internal. For example, a user account is removed from the system or is disabled when the user's employment is terminated. Misalnya, account pengguna dihapus dari sistem atau tidak diaktifkan kerja pengguna diakhiri.
• A subject no longer requires the certificate (cessation of operation) . Sebuah subjek tidak lagi memerlukan sertifikat (penghentian operasi). A CA may revoke a certificate if the certificate is no longer required and will not be used by the subject any more. Sebuah CA dapat mencabut sertifikat jika sertifikat tersebut tidak lagi diperlukan dan tidak akan digunakan oleh subjek lagi.
X.509 CAs typically publish a list of certificates that have been revoked, based on the CA's criteria for certificate revocation. CA X.509 biasanya menerbitkan daftar sertifikat yang telah dicabut, berdasarkan kriteria CA untuk pencabutan sertifikat. These lists are known as certificate revocation lists (CRLs). Daftar ini dikenal sebagai daftar pencabutan sertifikat (CRL). CRLs are made publicly available so that a recipient can verify whether a certificate that was used to sign a message is valid. CRL yang dibuat tersedia untuk umum sehingga penerima dapat memverifikasi apakah sertifikat yang digunakan untuk menandatangani pesan valid. Any message recipient that receives a signed message should verify that the subject's certificate has not been revoked. Setiap penerima pesan yang menerima pesan harus memverifikasi bahwa menandatangani sertifikat subyek belum dicabut. This ensures the integrity of the signatures, based on the expected level of trust associated with the type of certificate. Hal ini menjamin integritas tanda tangan, berdasarkan tingkat yang diharapkan kepercayaan yang terkait dengan jenis sertifikat.
In some situations, CAs may allow relying parties to query them directly to obtain the status of an X.509 certificate through an online revocation service (OLRS). Dalam beberapa situasi, CA memungkinkan mengandalkan pihak untuk permintaan mereka secara langsung untuk mendapatkan status sertifikat X.509 melalui layanan pencabutan online (OLRS). A party that relies on this service communicates with the OLRS by using the Online Certificate Status Protocol (OCSP). Sebuah partai yang bergantung pada layanan ini berkomunikasi dengan OLRS dengan menggunakan Online Certificate Status Protocol (OCSP). If the CA offers access to an OLRS for the parties that rely on the service, it provides those parties with the ability to obtain the certificate status in real time instead of requiring them to download and cache CRLs published by the CA. Jika CA menawarkan akses ke OLRS bagi pihak-pihak yang mengandalkan layanan, menyediakan para pihak dengan kemampuan untuk memperoleh status sertifikat secara real time, bukan mengharuskan mereka untuk men-download dan CRL cache diterbitkan oleh CA. Salah satu kelemahan dari pendekatan ini adalah bahwa ia memperkenalkan sebuah dependensi langsung pada CA akan tersedia untuk para pihak yang bergantung padanya selama proses verifikasi. Untuk informasi lebih lanjut tentang OCSP, lihat RFC 2650, "Internet X.509 Public Key Infrastructure Online Certificate Status Protocol-OCSP .
Penyimpanan dan Akses Sertifikat
Sertifikat X.509 dapat disimpan dan diakses dalam berbagai cara, termasuk:
• Sertifikat X.509 dapat ditukar out-of-band dan disimpan dalam repositori lokal dapat diakses, seperti toko sertifikat mesin dalam sistem operasi Windows. Anda hanya harus menggunakan repositori lokal jika sejumlah kecil sertifikat yang dibutuhkan untuk digunakan oleh sebuah aplikasi online.
• PKI server. Public Key Infrastructure (PKI) adalah platform yang memungkinkan suatu organisasi untuk pusat mengelola sertifikat X.509 yang diperlukan oleh layanan organisasi dan mata pelajaran untuk mengotentikasi dan memverifikasi tanda tangan digital. Sertifikat untuk mata pelajaran bahwa organisasi juga dapat dilakukan di luar organisasi yang dapat diakses. Contoh solusi PKI adalah Sertifikat Layanan, yang termasuk dalam Windows Server 2003. Untuk informasi lebih lanjut tentang solusi PKI, lihat Apakah Sertifikat Layanan?
• Langsung presentasi. X.509 sertifikat tersebut dapat disajikan ke penerima pesan dengan melampirkan sertifikat langsung ke pesan. Penerima kemudian dapat memutuskan untuk cache sertifikat lokal, sebarkan ke sebuah repositori pusat untuk penyimpanan, atau hanya memproses ulang saat itu melekat ke pesan baru.
Manajemen sertifikat
Ada banyak isu yang berkaitan dengan manajemen sertifikat dan bagian ini tidak berusaha untuk sepenuhnya menutupi mereka. Salah satu isu yang signifikan untuk dipertimbangkan untuk keamanan pesan lapisan adalah apakah sertifikat yang berbeda harus dibuat untuk penandatanganan dan enkripsi data pesan lapisan.
Untuk keamanan berbasis pesan, itu adalah praktek terbaik untuk menggunakan sertifikat yang berbeda dan pasang kunci untuk enkripsi dan tanda tangan digital dan bukan sepasang kunci tunggal untuk keduanya. Salah satu alasannya adalah bahwa isi dari sertifikat, serta kebijakan untuk penerbitan, distribusi kunci, pencabutan, pemberitahuan pencabutan, dan cadangan kunci yang cenderung berbeda tergantung pada tujuan tombol digunakan untuk. Hal ini terutama berlaku bila tanda tangan digunakan untuk jangka panjang otentikasi dan integritas dokumen bisnis bukan hanya otentikasi sementara sesi. Juga, jika pesan terenkripsi yang terus ke disk, Anda mungkin perlu untuk mendekripsi pesan dengan versi diarsipkan dari kunci pribadi. Namun, Anda tidak ingin tanda tangan digital yang baru dibuat dengan kunci pribadi.
kunci publik, juga dikenal sebagai enkripsi asimetris, didasarkan pada sepasang / kunci publik swasta. Tombol yang matematis berhubungan, sehingga data dienkripsi dengan kunci publik hanya dapat didekripsi dengan kunci pribadi yang sesuai. Sertifikat X509 menggunakan enkripsi kunci publik sebagai alternatif untuk kunci simetrik bersama, yang akan dibahas dalam Kerahasiaan Data pola dalam Bab 2, "Pesan Pola Perlindungan."
Dengan enkripsi kunci publik, pengirim mengubah pesan plaintext menjadi ciphertext dengan enkripsi dengan kunci publik di X.509 penerima pesan itu sertifikat. Penerima pesan mengubah ciphertext kembali ke plaintext pesan oleh mendekripsi dengan kunci pribadi yang sesuai.
Gambar 1 menggambarkan bagaimana publik kunci enkripsi dan dekripsi berlangsung.

Gambar 1. Publik kunci enkripsi data dan dekripsi
Dengan menggunakan enkripsi kunci publik, pengirim pesan memiliki jaminan bahwa hanya penerima akan dapat membaca pesan tersebut.
Selain memberikan kerahasiaan data melalui enkripsi, Anda dapat menggunakan kunci publik dalam sertifikat X.509 untuk memverifikasi tanda tangan digital dibuat oleh pengirim pesan. Sebuah tanda tangan digital adalah nilai yang dihasilkan oleh pengirim pesan ke data pesan mengikat dengan identitas pengirim dan untuk menyediakan cara untuk memverifikasi integritas pesan untuk mendeteksi gangguan. Dalam hal ini, kunci privat dari pengirim pesan yang digunakan untuk membuat tanda tangan digital. Kunci publik yang sesuai, yang ditemukan dalam X.509 pengirim sertifikat, digunakan untuk memverifikasi tanda tangannya. tanda tangan digital digunakan untuk meyakinkan penerima pesan bahwa pesan tersebut berasal dari pengirim diidentifikasi, dan bahwa isi pesan tidak diubah karena mereka ditandatangani oleh pengirim.
Catatan Dengan tanda tangan digital yang menggunakan kriptografi kunci publik, asal pesan ditandatangani dapat ditelusuri ke identitas pengirim, sehingga memenuhi persyaratan nonrepudiation. Ini berbeda dari integritas kunci simetrik, di mana pesan mungkin telah ditandatangani oleh salah satu pihak dengan pengetahuan tentang kunci rahasia bersama.
Public key dapat didistribusikan secara terbuka untuk mengenkripsi pesan dan untuk memverifikasi tanda tangan digital, tetapi tombol pribadi dalam sepasang kunci harus hati-hati dijaga oleh pemiliknya. Hal ini diperlukan karena digunakan untuk membuktikan identitas subyek dan sertifikat untuk mendekripsi pesan yang ditujukan untuk subjek tersebut.
Gambar 2 mengilustrasikan proses menggunakan kunci publik untuk menandatangani pesan.

Gambar 2. Penciptaan dan verifikasi tanda tangan digital
Untuk penjelasan lebih rinci tentang kerahasiaan data, lihat Kerahasiaan Data pola. Untuk rincian lebih lanjut tentang tanda tangan digital, lihat Data Lapangan Otentikasi pola.
Sertifikat X.509
Sertifikat X.509 berisi atribut yang diperlukan dan beberapa opsional yang memungkinkan identifikasi subjek. Anda dapat memperoleh daftar berikut atribut dalam sertifikat X.509:
• Nomor versi: Versi sertifikat.
Catatan versi yang berbeda-beda (versi 1, 2, dan 3) sertifikat X.509 telah berkembang dari waktu ke waktu, untuk menyediakan keamanan tambahan dan atribut yang terikat untuk sertifikat. Dalam prakteknya, hanya versi 3 sekarang sertifikat harus digunakan.
• Serial number: Sebuah pengenal unik untuk sertifikat.
• Algoritma Signature ID: algoritma yang digunakan untuk membuat tanda tangan digital.
• Nama Emiten: Nama penerbit sertifikat.
• Masa berlaku: Masa selama sertifikat berlaku. (Hal ini biasanya ditetapkan menjadi sekitar satu tahun.)
• Perihal Nama: Nama subjek diwakili oleh sertifikat (Subjek sertifikat biasanya orang, organisasi, atau web / aplikasi server.)
• Perihal informasi kunci publik: Algoritma kunci publik.
• Emiten pengenal unik: The pengidentifikasi untuk penerbit.
• Perihal pengenal unik: The pengidentifikasi untuk subjek.
• Ekstensi: Ekstensi yang dapat digunakan untuk menyimpan informasi tambahan. seperti KeyUsage atau AlternativeNames.
• Ditandatangani hash dari data sertifikat: The hash bidang sebelumnya dienkripsi menggunakan kunci pribadi penerbit, yang menghasilkan tanda tangan digital.
Custom implementasi keamanan yang menggunakan sertifikat X.509 mungkin tergantung pada ekstensi kustom yang tidak banyak digunakan atau dipahami. Ekstensi ini kustom harus disertakan dalam sertifikat oleh penerbit sertifikat bila sertifikat tersebut dibuatTidak semua CA mungkin bersedia atau mampu menambahkan ekstensi kustom ke sertifikat.
Periode validitas sertifikat X.509 cenderung lebih lama daripada jenis lainnya token keamanan. Sebagai contoh, password biasanya diubah pada interval yang lebih pendek, seperti setiap 30 hari. Untuk alasan inilah, sangat penting untuk dapat mengetahui setiap kompromi kemungkinan kunci X.509 sertifikat pribadi, karena akan berguna untuk penyerang untuk waktu yang jauh lebih panjang dari kunci rahasia yang digunakan dalam jenis token keamanan lainnya yang memiliki banyak umur lebih pendek.
Implementasi X.509
Keamanan menggunakan sertifikat X.509 dapat diimplementasikan pada lapisan yang berbeda dari jaringan atau infrastruktur aplikasi, dan implementasi masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan.
Secure Socket Layer (SSL)
SSL adalah suatu protokol jabat tangan aman yang mendukung sertifikat X.509 pada lapisan transport. Ini memungkinkan dua pihak untuk membangun sebuah sesi untuk berkomunikasi dengan aman dengan menyediakan kerahasiaan dan integritas data. Data otentikasi asal juga dapat diberikan jika kedua belah pihak menggunakan sertifikat X.509. Ini biasanya disebut sebagai SSL dengan sertifikat klien. Beberapa manfaat menggunakan SSL adalah:
• SSL adalah suatu protokol yang mapan secara luas interoperable, dan mudah untuk mengkonfigurasi dan digunakan.
• SSL memiliki keunggulan kinerja alih keamanan pesan lapisan karena lebih dekat dengan sistem operasi dari lapisan pesan. Sementara SSL memiliki beberapa keuntungan yang kuat, hal ini memiliki kewajiban sebagai berikut:
• yang berarti bahwa pesan tidak dapat bertahan dalam keadaan aman. Ini juga berarti bahwa SSL terenkripsi SOAP pesan tidak dapat diproses oleh perantara tanpa pertama adalah dekripsi.
• Jika Anda menggunakan SSL dalam hubungannya dengan WSE 2.0 atau WSE 3.0 untuk menyediakan kerahasiaan dan integritas data pada lapisan transport, WSE tidak dapat memverifikasi bahwa SSL sedang digunakan untuk melindungi pesan pada lapisan transport. Sebaliknya, SSL tidak dapat memverifikasi bahwa klien memenuhi persyaratan kebijakan yang ditetapkan di WSE, yang merupakan persyaratan untuk otentikasi klien.
Keamanan X.509 Token Biner
Pada lapisan pesan, Anda dapat menggunakan sertifikat X.509 sebagai bukti keamanan biner sesuai dengan spesifikasi WS-Security untuk menandatangani dan mengenkripsi pesan dan untuk menyediakan data kerahasiaan dan otentikasi data asal.
Manfaat menggunakan X.509 pada lapisan pesan dengan token keamanan biner meliputi:
• Pesan lapisan keamanan yang menggunakan sertifikat X.509 cukup fleksibel untuk memberikan point-to-point atau end-to-end keamanan. Hal ini memungkinkan pesan yang akan tetap bertahan dalam keadaan aman untuk waktu yang singkat untuk pemrosesan antrian berbasis atau untuk waktu yang lama dalam keadaan diarsipkan.
• X.509 lapisan Pesan menyediakan interoperabilitas tinggi. Ini memberikan standar berdasarkan pesan seperti yang dikirim melalui kabel dan bukan berfokus pada implementasi untuk platform tertentu.
Pesan lapisan keamanan juga memiliki kewajiban sebagai berikut:
• Pengolahan pesan lapisan keamanan dengan sertifikat X.509 cenderung memiliki dampak yang lebih besar terhadap kinerja sistem daripada implementasi yang lebih rendah dalam protokol stack. Ini karena lapisan pesan jauh dari lapisan hardware.
• Pesan lapisan keamanan yang menggunakan sertifikat X.509 menyediakan banyak fleksibilitas, tetapi cenderung lebih kompleks untuk diterapkan daripada keamanan yang menggunakan sertifikat X.509 pada lapisan lainnya. Hal ini memerlukan pengetahuan lebih tentang protokol, kebijakan keamanan, dan pemrograman terhadap keamanan layanan Web API.
IPSec
IPSec menyediakan terowongan aman antara dua komputer hosting aplikasi yang mengakses sumber daya atau berkomunikasi dengan aplikasi lain. Anda dapat menggunakan X.509 dalam IPSec untuk mengotentikasi hosts dan negosiasi sesi aman di antara mereka. IPSec memiliki beberapa manfaat yang membuat solusi keamanan yang layak yang menggunakan sertifikat X.509:
• Kinerja. IPSec manfaat dari kinerja yang lebih baik daripada keamanan yang diimplementasikan lebih lanjut ke protokol stack, karena lebih dekat ke lapisan hardware. Kerjanya di antara tumpukan protokol data link dan lapisan jaringan.
• Kemudahan konfigurasi. IPSec mudah untuk mengkonfigurasi dan mengimplementasikan pada sejumlah platform, termasuk Windows Server 2003.
IPSec yang menggunakan sertifikat X.509 memiliki kewajiban yang harus dipertimbangkan:
• Kebijakan IPSec diimplementasikan berdasarkan host komputer bukannya pada pengguna atau aplikasi. IPSec yang menggunakan sertifikat X.509 adalah pilihan yang layak untuk menyediakan komunikasi yang aman antara dua host, tetapi tidak untuk otentikasi pengguna atau aplikasi mata pelajaran untuk membuat keputusan otorisasi.
Otoritas Sertifikat
Sertifikat otoritas (CA) adalah organisasi yang memverifikasi identitas subjek yang direpresentasikan dalam permintaan sertifikat, dan isu yang menandatangani sertifikat X.509. CA dapat internal atau eksternal bagi organisasi. Mereka dapat menerbitkan berbagai jenis sertifikat yang untuk tujuan tertentu atau memberi berbagai tingkat kepercayaan. CA eksternal biasanya entitas komersial yang menyediakan penerbitan sertifikat kepada nasabah untuk biaya. Contoh CA eksternal termasuk Thawte, VeriSign, dan RSA.
CA menawarkan yang berbeda "nilai" sertifikat ditandatangani untuk pembelian. Beberapa biaya nominal dan datang dengan persyaratan minimal untuk membuktikan identitas subyek. Sebagai contoh, pesan sertifikat yang digunakan untuk menandatangani e-mail hanya mungkin biaya beberapa dolar dan hanya memerlukan konfirmasi e-mail untuk membuktikan bahwa alamat e-mail yang diwakili oleh subjek dalam sertifikat itu asli. Sebuah sertifikat yang digunakan untuk kegiatan dapat lebih dipercaya biaya atas dari seratus dolar dan memerlukan proses penyaringan yang jauh lebih ketat untuk memastikan bahwa subjek yang memenuhi persyaratan untuk sertifikat. Pihak yang ingin menggunakan jenis sertifikat harus memutuskan bahwa kriteria untuk memenuhi syarat untuk semacam sertifikat yang cukup untuk kebutuhan mereka, dan bahwa mereka mempertimbangkan CA itu sendiri harus cukup terkemuka. "kelas" atau istilah lain yang digunakan oleh sebuah CA untuk menggambarkan kualitas atau penggunaan sertifikat sering dinyatakan sebagai kebijakan sertifikat. Kebijakan sertifikat menggambarkan penerapan sertifikat untuk satu set persyaratan keamanan untuk tujuan tertentu. Untuk informasi lebih lanjut tentang kebijakan sertifikat, lihat Internet X.509 Public Key Infrastructure Kebijakan Sertifikat dan Sertifikasi Praktek Framework .
CA internal, seperti Certificate Services di Windows Server, dapat mempermudah kegiatan manajemen sertifikat, tetapi dalam hal ini kepercayaan sertifikat sekarang didasarkan pada organisasi yang mengeluarkannya. Sertifikat yang dikeluarkan untuk mata pelajaran dalam domain keamanan organisasi (biasanya didefinisikan dalam Active Directory) biasanya ditandai dengan sertifikat root atau organisasi lain "sertifikat induk" yang diperbolehkan untuk menandatangani sertifikat. Untuk informasi lebih lanjut tentang layanan X.509 PKI pada Windows Server 2003, lihat Merancang Infrastruktur Kunci Publik .
Rantai sertifikat, dari sertifikat subjek dengan sertifikat root yang digunakan oleh CA untuk menandatangani sertifikat subjek, dikenal sebagai rantai kepercayaan. Sebuah partai dapat memutuskan untuk kepercayaan sertifikat pada setiap tingkat dalam rantai kepercayaan. Hal ini memungkinkan mereka untuk percaya sertifikat lebih bawah rantai, selama mereka dapat melacak rantai kepercayaan kembali ke tingkat sertifikat mereka asli dipercaya.
Catatan Dalam uji lingkungan, Anda dapat memilih untuk menggunakan sertifikat itu tidak memiliki persyaratan ketat untuk membuktikan identitas subjek. Sertifikat dapat dihasilkan dan ditandatangani sendiri dengan utilitas MakeCert. Namun, ada masalah performa dikenal ketika verifikasi tanda tangan digital dengan sertifikat yang dihasilkan oleh utilitas MakeCert. Untuk informasi lebih lanjut tentang utilitas MakeCert, lihat Sertifikat Creation Tool (Makecert.exe) .
Memperoleh Sertifikat X.509
Tergantung pada jenis CA, sertifikat X.509 dapat diperoleh dalam berbagai cara. Untuk CA eksternal, biasanya diperoleh sertifikat untuk subjek mengajukan permohonan sertifikat penandatanganan (CSR). CSR berisi nama subyek, kunci publik, dan algoritma yang digunakan. (Mayoritas sertifikat X.509 Anda cenderung menggunakan RSA untuk menemukan algoritma).
Kunci publik termasuk dalam CSR berasal dari sepasang / publik kunci pribadi, yang dihasilkan khusus untuk digunakan dengan sertifikat yang diminta. Begitu pasangan / publik kunci pribadi dihasilkan, kunci swasta harus segera disimpan di tempat aman, seperti mesin toko kunci. Akses ke tombol tersebut harus dibatasi hanya kepada pihak yang berwenang. Idealnya, partai hanya dapat mengakses file kunci pribadi adalah subjek yang direpresentasikan dalam sertifikat X.509, meskipun beberapa infrastruktur memungkinkan akses ke tombol sertifikat swasta dengan akun lain. Ketika pihak lain dari subyek yang diwakili oleh sertifikat X.509 yang diizinkan untuk mengakses tombol sertifikat pribadi, kemampuan untuk mendukung nonrepudiation mungkin tidak dapat dilakukan. Kunci publik dari pasangan / publik kunci pribadi diperlukan untuk CSR, tetapi kunci privat tidak boleh dikirim ke CA dalam kondisi apapun.
Internal CA juga dapat menggunakan CSRs proses permintaan sertifikat X.509. Namun, karena CA internal untuk organisasi tertentu, mungkin ada opsi tambahan yang mengurangi overhead yang diperlukan untuk proses permintaan dan memverifikasi identitas subjek. Sebagai contoh, sebuah CA internal yang menggunakan Windows Server Sertifikat memungkinkan autoenrollment, yang secara otomatis permintaan dan penerbitan sertifikat untuk account pengguna yang dibuat dalam sebuah domain Active Directory. Untuk informasi lebih lanjut tentang Public Key Infrastructure dan Windows Server 2003, lihat Public Key Infrastructure untuk Windows Server 2003 .
Gambar 3 mengilustrasikan proses subjek yang meminta dan penerbitan sertifikat X.509 dengan CA bahwa proses CSRs.

Meminta dan memperoleh sertifikat dari CA
Pencabutan Sertifikat
The issuing CA can revoke X.509 certificates if the integrity of the certificate has somehow been compromised. Menerbitkan CA dapat mencabut sertifikat X.509 jika integritas sertifikat telah entah bagaimana telah diganggu. The justification to revoke an issued certificate varies with each CA, but some general causes for certificate revocation include the following: pembenaran itu untuk mencabut sertifikat yang dikeluarkan bervariasi dengan masing-masing CA, tetapi beberapa penyebab umum untuk pencabutan sertifikat adalah sebagai berikut:
• The private key has been stolen or wrongly disclosed due to improper storage or use . Kunci pribadi telah dicuri atau diungkapkan salah karena penyimpanan yang tidak benar atau menggunakan. For example, when the subject's private key is attached to an outgoing message instead of its X.509 certificate that contains the public key. Misalnya, ketika kunci pribadi subyek melekat pada pesan keluar bukan sertifikat X.509 nya yang berisi kunci publik.
• The subject represented in the X.509 certificate has breached the trust of the CA that issued the certificate . Subjek diwakili dalam sertifikat X.509 telah melanggar kepercayaan dari CA yang menerbitkan sertifikat. For example, if information about the subject was intentionally misrepresented to the CA during the process of verifying the subject's identity. Misalnya, jika informasi tentang subjek itu sengaja salah mengartikan ke CA selama proses verifikasi identitas subjek.
• An identity that corresponds to a certificate has been removed from an organization that manages an Internal CA . Sebuah identitas yang sesuai dengan sertifikat telah dihapus dari sebuah organisasi yang mengelola sebuah CA Internal. For example, a user account is removed from the system or is disabled when the user's employment is terminated. Misalnya, account pengguna dihapus dari sistem atau tidak diaktifkan kerja pengguna diakhiri.
• A subject no longer requires the certificate (cessation of operation) . Sebuah subjek tidak lagi memerlukan sertifikat (penghentian operasi). A CA may revoke a certificate if the certificate is no longer required and will not be used by the subject any more. Sebuah CA dapat mencabut sertifikat jika sertifikat tersebut tidak lagi diperlukan dan tidak akan digunakan oleh subjek lagi.
X.509 CAs typically publish a list of certificates that have been revoked, based on the CA's criteria for certificate revocation. CA X.509 biasanya menerbitkan daftar sertifikat yang telah dicabut, berdasarkan kriteria CA untuk pencabutan sertifikat. These lists are known as certificate revocation lists (CRLs). Daftar ini dikenal sebagai daftar pencabutan sertifikat (CRL). CRLs are made publicly available so that a recipient can verify whether a certificate that was used to sign a message is valid. CRL yang dibuat tersedia untuk umum sehingga penerima dapat memverifikasi apakah sertifikat yang digunakan untuk menandatangani pesan valid. Any message recipient that receives a signed message should verify that the subject's certificate has not been revoked. Setiap penerima pesan yang menerima pesan harus memverifikasi bahwa menandatangani sertifikat subyek belum dicabut. This ensures the integrity of the signatures, based on the expected level of trust associated with the type of certificate. Hal ini menjamin integritas tanda tangan, berdasarkan tingkat yang diharapkan kepercayaan yang terkait dengan jenis sertifikat.
In some situations, CAs may allow relying parties to query them directly to obtain the status of an X.509 certificate through an online revocation service (OLRS). Dalam beberapa situasi, CA memungkinkan mengandalkan pihak untuk permintaan mereka secara langsung untuk mendapatkan status sertifikat X.509 melalui layanan pencabutan online (OLRS). A party that relies on this service communicates with the OLRS by using the Online Certificate Status Protocol (OCSP). Sebuah partai yang bergantung pada layanan ini berkomunikasi dengan OLRS dengan menggunakan Online Certificate Status Protocol (OCSP). If the CA offers access to an OLRS for the parties that rely on the service, it provides those parties with the ability to obtain the certificate status in real time instead of requiring them to download and cache CRLs published by the CA. Jika CA menawarkan akses ke OLRS bagi pihak-pihak yang mengandalkan layanan, menyediakan para pihak dengan kemampuan untuk memperoleh status sertifikat secara real time, bukan mengharuskan mereka untuk men-download dan CRL cache diterbitkan oleh CA. Salah satu kelemahan dari pendekatan ini adalah bahwa ia memperkenalkan sebuah dependensi langsung pada CA akan tersedia untuk para pihak yang bergantung padanya selama proses verifikasi. Untuk informasi lebih lanjut tentang OCSP, lihat RFC 2650, "Internet X.509 Public Key Infrastructure Online Certificate Status Protocol-OCSP .
Penyimpanan dan Akses Sertifikat
Sertifikat X.509 dapat disimpan dan diakses dalam berbagai cara, termasuk:
• Sertifikat X.509 dapat ditukar out-of-band dan disimpan dalam repositori lokal dapat diakses, seperti toko sertifikat mesin dalam sistem operasi Windows. Anda hanya harus menggunakan repositori lokal jika sejumlah kecil sertifikat yang dibutuhkan untuk digunakan oleh sebuah aplikasi online.
• PKI server. Public Key Infrastructure (PKI) adalah platform yang memungkinkan suatu organisasi untuk pusat mengelola sertifikat X.509 yang diperlukan oleh layanan organisasi dan mata pelajaran untuk mengotentikasi dan memverifikasi tanda tangan digital. Sertifikat untuk mata pelajaran bahwa organisasi juga dapat dilakukan di luar organisasi yang dapat diakses. Contoh solusi PKI adalah Sertifikat Layanan, yang termasuk dalam Windows Server 2003. Untuk informasi lebih lanjut tentang solusi PKI, lihat Apakah Sertifikat Layanan?
• Langsung presentasi. X.509 sertifikat tersebut dapat disajikan ke penerima pesan dengan melampirkan sertifikat langsung ke pesan. Penerima kemudian dapat memutuskan untuk cache sertifikat lokal, sebarkan ke sebuah repositori pusat untuk penyimpanan, atau hanya memproses ulang saat itu melekat ke pesan baru.
Manajemen sertifikat
Ada banyak isu yang berkaitan dengan manajemen sertifikat dan bagian ini tidak berusaha untuk sepenuhnya menutupi mereka. Salah satu isu yang signifikan untuk dipertimbangkan untuk keamanan pesan lapisan adalah apakah sertifikat yang berbeda harus dibuat untuk penandatanganan dan enkripsi data pesan lapisan.
Untuk keamanan berbasis pesan, itu adalah praktek terbaik untuk menggunakan sertifikat yang berbeda dan pasang kunci untuk enkripsi dan tanda tangan digital dan bukan sepasang kunci tunggal untuk keduanya. Salah satu alasannya adalah bahwa isi dari sertifikat, serta kebijakan untuk penerbitan, distribusi kunci, pencabutan, pemberitahuan pencabutan, dan cadangan kunci yang cenderung berbeda tergantung pada tujuan tombol digunakan untuk. Hal ini terutama berlaku bila tanda tangan digunakan untuk jangka panjang otentikasi dan integritas dokumen bisnis bukan hanya otentikasi sementara sesi. Juga, jika pesan terenkripsi yang terus ke disk, Anda mungkin perlu untuk mendekripsi pesan dengan versi diarsipkan dari kunci pribadi. Namun, Anda tidak ingin tanda tangan digital yang baru dibuat dengan kunci pribadi.
Langganan:
Postingan (Atom)
My Profile - BOBBY ARVIAN
BOBBY ARVIAN Instagram https://www.instagram.com/bobby.arvian/ Linkedin https://www.linkedin.com/in/bobbyarvian/ PT ADIRAJA INTEGRASI Webs...
-
Publik Kunci Enkripsi dan Digital Signatures kunci publik, juga dikenal sebagai enkripsi asimetris, didasarkan pada sepasang / kunci publik ...
-
VANOS (Variable Nockenwellen Steuerung) adalah pergerakan Noken As yang variabel. Vanos di gunakan pada hampir semua mesin BMW produksi ...
-
Definisi Umum Laporan Keuangan Konsolidasi adalah laporan yang menyajikan posisi keuangan dan hasil operasi dari sebuah grup perusahaan, ...